Ketika Ilmu Kalah oleh Jilatan

rahmat.or.id – Jika pengetahuan tak memberimu kuasa untuk mengubah negeri, jangan buru-buru menyalahkan ilmumu. Mungkin negeri ini memang lebih membutuhkan lidah yang pandai menjilat daripada pikiran yang berani mengkritik.

Di hadapan kekuasaan, kebenaran sering kehilangan harga ketika ia datang tanpa jabatan. Sebaliknya, kebodohan yang dibungkus loyalitas justru dapat menemukan kursi.

Maka, ketika ilmu tak mampu membuka pintu pemerintahan, sebagian orang memilih membuang idealismenya, merendahkan harga dirinya, lalu belajar satu keahlian yang paling laku di lorong-lorong kekuasaan: menjilat.

Ironisnya, mereka masuk ke dalam pemerintahan atas nama pengabdian, tetapi perlahan lupa bahwa negara seharusnya dilayani, bukan dijadikan tempat mencari pengakuan.

Sebab bangsa yang mengangkat penjilat dan menyingkirkan pemikir pada akhirnya tidak kekurangan orang pintar. Ia hanya kekurangan keberanian untuk mendengarkan kebenaran.

Rahmatullah

Blogger Aktif Sejak Tahun 2009 | Owner Sejasa Net